ROKAN HULU, NALARKAN.COM – Kerusakan ruas Jalan Sontang-Duri yang menghubungkan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dengan Kabupaten Bengkalis kembali menjadi perhatian. Setelah sempat diperbaiki pada Agustus 2026, kondisi jalan tersebut kembali rusak akibat tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Bonai Darussalam.
Kerusakan terjadi pada jalur penghubung Desa Sontang menuju Desa Kasang Padang, Kecamatan Bonai Darussalam, hingga perbatasan Duri, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Akibat kondisi tersebut, puluhan kendaraan, terutama truk pengangkut crude palm oil (CPO), dilaporkan harus mengantre untuk melewati jalan yang dipenuhi genangan air dan lumpur tebal.
Bahkan, sejumlah kendaraan dilaporkan kesulitan melintas karena badan jalan kembali terendam setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut selama beberapa hari.
Bupati Rokan Hulu, Anton, yang meninjau langsung kondisi jalan pada Kamis (29/10/2026), mengakui kerusakan kembali terjadi meskipun sebelumnya telah dilakukan perbaikan oleh Pemerintah Provinsi Riau.
"Jalan provinsi Sontang-Duri kembali rusak parah setelah diguyur hujan lebat. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat dan para sopir truk karena arus lalu lintas menjadi terhambat," ujarnya,
Anton menyebutkan, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan Dinas PUPR-PKPP Provinsi Riau agar perbaikan segera dilakukan. Saat ini, pekerjaan penanganan jalan tersebut masih dalam proses lelang.
Pemprov Riau Siapkan Anggaran Rp2,1 Miliar
Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas PUPR-PKPP telah menyiapkan anggaran sebesar Rp2,1 miliar untuk penanganan darurat ruas Jalan Sontang-Duri melalui APBD Perubahan 2026.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas PUPR-PKPP Riau, Zulfahmi, menjelaskan bahwa perbaikan akan difokuskan pada titik-titik kerusakan terparah, khususnya jalur penghubung Desa Sontang menuju Desa Kasang Padang.
Penanganan direncanakan melalui penimbunan badan jalan hingga sekitar satu meter pada tiga titik kerusakan sepanjang kurang lebih satu kilometer.
Selain itu, pemerintah juga merencanakan pemasangan box culvert untuk membantu memperlancar aliran air sehingga genangan tidak kembali merusak badan jalan.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang Bina Marga PUPR-PKPP Riau, Khairul Rizal, menyebutkan pengerjaan ditargetkan mulai awal November 2026 setelah proses lelang selesai.
Perbaikan Permanen Diusulkan pada 2027
Selain penanganan darurat, Pemprov Riau juga merencanakan peningkatan kualitas jalan menggunakan konstruksi beton atau rigid pavement.
Pembangunan permanen tersebut diusulkan masuk dalam APBD Riau 2027 agar ruas jalan Sontang-Duri memiliki ketahanan lebih baik, terutama menghadapi genangan air dan tingginya aktivitas kendaraan.
Perbaikan jalan ini dinilai penting karena jalur Sontang-Duri merupakan akses penghubung antarkabupaten yang digunakan masyarakat serta kendaraan pengangkut hasil perkebunan dan kebutuhan logistik.
Masyarakat berharap pemerintah dapat mempercepat realisasi pekerjaan agar aktivitas transportasi kembali lancar dan kerusakan serupa tidak terus berulang.
Sumber: Media Center Riau
Opini Pembaca
Belum ada opini untuk berita ini.
Ingin menyampaikan pendapat? Masuk atau daftar terlebih dahulu. Opini diperiksa redaksi sebelum tampil.
Ingin menulis tanggapan yang lebih panjang? Tulis artikel opini untuk berita ini →