Skip to content
Breaking

Jokowi Minta Kader PSI Bandung Aktif Turun ke Masyarakat

Selasa, 29 Sep 2026 00:00 WIB

Joko Widodo meminta kader PSI Kota Bandung tidak hanya menyelesaikan struktur organisasi, tetapi juga aktif turun ke masyarakat, membangun jaringan dengan berbagai komunitas dan tokoh lokal, serta terlibat dalam kegiatan sosial dan ruang publik.

Jokowi bersama kader PSI di Rakorda Bandung
Ketua Dewan Pertimbangan PSI Joko Widodo menyapa kader dalam Rakorda PSI Bandung, Sabtu (26/9/2026).Foto: Dokumentasi PSI

Jokowi Minta Kader PSI Bandung Aktif Turun ke Masyarakat

BANDUNG — Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) meminta kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Bandung tidak hanya fokus menyelesaikan struktur organisasi, tetapi juga aktif turun langsung ke masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Jokowi dalam kegiatan Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) PSI Bandung. Ia menilai struktur organisasi yang telah terbentuk harus diikuti dengan kegiatan nyata dan kehadiran kader di tengah masyarakat.

"Struktur di Kota Bandung, DPC 100 persen selesai. DPRt juga 100 persen selesai. Kenapa saya dan Ketum datang, itu karena Bandung sudah 100 persen," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, penyelesaian struktur organisasi bukan menjadi tujuan akhir. Struktur tersebut harus berjalan, memiliki kegiatan, serta mampu membangun dinamika di tingkat masyarakat.

"Yang paling penting struktur itu harus hidup, struktur itu harus bekerja. Percuma strukturnya selesai tapi tidak bekerja dan tidak ada dinamika di bawah. Struktur itu harus hidup dan bekerja," tegasnya.

Dorong Kader Bangun Jaringan hingga Akar Rumput

Jokowi juga mendorong kader PSI Bandung untuk membangun jaringan dengan berbagai komunitas dan tokoh masyarakat. Menurutnya, Bandung memiliki banyak komunitas yang dapat menjadi ruang bagi kader untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.

"Karena di Bandung kan yang namanya komunitas banyak sekali. Ada komunitas olahraga, ada komunitas budaya, ada komunitas seni, ada komunitas buruh, dan komunitas-komunitas yang lainnya," ucap Jokowi.

Selain dengan komunitas, kader PSI juga diminta menjalin hubungan dengan berbagai tokoh lokal, mulai dari tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga tokoh perempuan.

"Kemudian yang kedua, harus bisa membangun hubungan yang baik dengan tokoh-tokoh yang ada di sini di Kota Bandung, baik tokoh masyarakat, baik tokoh-tokoh agama, baik tokoh-tokoh pemuda, baik tokoh-tokoh perempuan, semuanya," sambungnya.

Jokowi mengatakan kehadiran kader dalam berbagai kegiatan masyarakat dapat memperluas hubungan partai dengan warga. Ia mendorong kader untuk terlibat dalam kegiatan sosial, seperti kerja bakti, gotong royong, kegiatan lingkungan, serta aktivitas lain yang dilakukan masyarakat.

"Kerja-kerja politik itu ya seperti itu, dan struktur ini harus bekerja ke sana," ujarnya.

Kader Diminta Hadir di Ruang Publik

Selain aktif dalam kegiatan sosial, Jokowi meminta kader PSI tidak menjauh dari ruang publik. Kader didorong hadir dalam berbagai diskusi, forum dialog, kegiatan kebudayaan, dan kegiatan masyarakat lainnya.

Menurut Jokowi, kedekatan dengan masyarakat perlu dibangun melalui interaksi secara langsung dan personal. Ia menekankan bahwa dukungan masyarakat menjadi hal penting bagi partai politik.

"Kita ini, yang kita cari ini adalah dukungan rakyat, dukungan masyarakat, dukungan warga. Jadi dalam kegiatan apa pun kita ini harus bisa hadir," katanya.

PSI Optimistis Hadapi Pemilu 2029

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP PSI Endang Tirtana mengatakan bergabungnya Jokowi ke PSI menjadi momentum penting bagi partai tersebut dalam menghadapi Pemilu 2029.

"Dengan bergabungnya Pak Jokowi dalam keluarga besar PSI. Kita semakin optimis, PSI akan menang di Pemilu 2029 mendatang," kata Endang.

Rakorda PSI Bandung tersebut turut dihadiri Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Wakil Ketua Umum DPP PSI Andi Saiful Haq, Sekretaris Dewan Pembina PSI Grace Natalie, serta anggota Dewan Pembina PSI Isyana Bagoes Oka dan Rusdi Masse Mappuasessu.

Sumber: Kompas.com, Bandung

Opini Pembaca

Belum ada opini untuk berita ini.

Ingin menyampaikan pendapat? Masuk atau daftar terlebih dahulu. Opini diperiksa redaksi sebelum tampil.

Ingin menulis tanggapan yang lebih panjang? Tulis artikel opini untuk berita ini →