Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaikan Jalan 60 Kilometer hingga Akhir 2026
Pekanbaru, Nalarkan.com – Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan sepanjang 60 kilometer hingga akhir 2026. Hingga akhir Oktober, sekitar 40 kilometer jalan dilaporkan telah selesai diperbaiki, sementara pekerjaan sepanjang 55 kilometer telah masuk tahap kontrak.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa pemerintah kota terus mempercepat pengerjaan infrastruktur jalan agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai sesuai rencana.
“Target kita 60 kilometer sampai akhir tahun ini. Sekarang yang sudah selesai sekitar 40 kilometer, sedangkan pekerjaan sepanjang 55 kilometer sudah berkontrak. Mudah-mudahan sisanya bisa diselesaikan sesuai target,” ujar Agung, Selasa (27/10/2026).
Perbaikan jalan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Pekanbaru untuk meningkatkan kualitas infrastruktur serta menunjang kelancaran mobilitas masyarakat. Jalan yang lebih baik diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengendara dan mendukung aktivitas ekonomi warga.
Selain mengejar target panjang jalan, pemerintah kota juga menekankan pentingnya kualitas pengerjaan. Pengawasan terhadap proyek infrastruktur diperlukan agar pekerjaan berjalan sesuai spesifikasi teknis dan hasilnya dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Pemko Pekanbaru juga membuka peluang bagi badan usaha untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur.
Dengan target 60 kilometer tersebut, masyarakat berharap perbaikan tidak hanya menyasar jalan-jalan utama, tetapi juga menjangkau ruas jalan di kawasan permukiman yang membutuhkan penanganan.
Pemko Pekanbaru diharapkan dapat menuntaskan pekerjaan sesuai jadwal dengan tetap mengutamakan mutu, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.
Sumber: Pemerintah Kota Pekanbaru
Redaksi: Nalarkan.Com
Opini Pembaca
Belum ada opini untuk berita ini.
Ingin menyampaikan pendapat? Masuk atau daftar terlebih dahulu. Opini diperiksa redaksi sebelum tampil.
Ingin menulis tanggapan yang lebih panjang? Tulis artikel opini untuk berita ini →