Skip to content
Breaking

Pemkab Meranti Siapkan 967 Bantuan Bedah Rumah, Warga Berpenghasilan Rendah Jadi Sasaran

Kamis, 15 Okt 2026 00:22 WIB
Foto Sekda Meranti Saat Tinjau Proses Bedah Rumah, Sumber: merantikab.go.id

KEPULAUAN MERANTI – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mendorong peningkatan kualitas tempat tinggal masyarakat melalui program bantuan bedah rumah. Pada 2026, sebanyak 967 unit bantuan perumahan disiapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan hunian yang lebih layak.

Program tersebut menjadi salah satu upaya untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni di Kabupaten Kepulauan Meranti, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya keluarga berpenghasilan rendah.

Bantuan yang dialokasikan melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diharapkan dapat membantu warga memperbaiki kondisi rumah agar lebih aman dan nyaman untuk ditempati.

Ketersediaan hunian yang layak masih menjadi tantangan bagi sejumlah keluarga. Karena itu, dukungan pemerintah melalui program perbaikan rumah dinilai penting untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar tempat tinggal.

Dengan alokasi 967 unit tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memastikan bantuan diberikan kepada warga yang memenuhi persyaratan dan benar-benar membutuhkan perbaikan hunian.

Pendataan calon penerima, verifikasi kondisi rumah, serta pengawasan pelaksanaan menjadi bagian penting agar program berjalan sesuai ketentuan dan tepat sasaran.

Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik rumah masyarakat, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat dan layak di Kabupaten Kepulauan Meranti.

Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pemenuhan kebutuhan dasar berupa tempat tinggal yang layak.

Redaksi Nalarkan.com

Opini Pembaca

Belum ada opini untuk berita ini.

Ingin menyampaikan pendapat? Masuk atau daftar terlebih dahulu. Opini diperiksa redaksi sebelum tampil.

Ingin menulis tanggapan yang lebih panjang? Tulis artikel opini untuk berita ini →