Mapala UMRI Gelar Aksi Kemanusiaan Peduli Bencana Galodo Solok di Pekanbaru
PEKANBARU, 4 Oktober 2026 — Kepedulian terhadap korban bencana galodo di Solok, Sumatera Barat, ditunjukkan Mapala Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) melalui aksi kemanusiaan di kawasan Car Free Day (CFD) Jalan Jenderal Sudirman, depan Kantor Gubernur Riau.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa dan masyarakat untuk bersama-sama membantu meringankan beban warga yang terdampak bencana. Dalam aksi itu, Mapala UMRI menghadirkan sejumlah kegiatan sosial yang menyasar aspek kemanusiaan, lingkungan, hingga kesehatan.
Salah satu kegiatan utama yang dilakukan yakni penggalangan dana. Para anggota Mapala UMRI mengajak masyarakat yang berada di kawasan CFD untuk menyisihkan sebagian rezeki guna membantu masyarakat terdampak bencana galodo di Solok.
Selain penggalangan dana, Mapala UMRI juga membagikan bibit pohon secara gratis kepada masyarakat. Program tersebut menjadi bagian dari kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mendorong penghijauan di kawasan perkotaan.
Kegiatan sosial juga dilengkapi dengan layanan cek kesehatan gratis. Masyarakat yang sedang beraktivitas di kawasan CFD mendapatkan kesempatan memperoleh pemeriksaan kesehatan dasar tanpa dipungut biaya.
Aksi kemanusiaan tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi Mapala UMRI bersama TBM FKUMRI, dengan dukungan dari Lazismu Pekanbaru.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Pekanbaru yang telah berpartisipasi dan menyisihkan sebagian rezekinya Kami berharap kepedulian masyarakat terhadap sesama dapat terus tumbuh, khususnya dalam membantu warga yang sedang menghadapi musibah’’ Ujar Rivo Claudio, Ketua Umum Mapala Umri
Mapala UMRI juga berharap bantuan yang terkumpul dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak bencana galodo di Solok. Aksi tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk, mulai dari bantuan kemanusiaan hingga kepedulian terhadap lingkungan dan kesehatan.
Opini Pembaca
Belum ada opini untuk berita ini.
Ingin menyampaikan pendapat? Masuk atau daftar terlebih dahulu. Opini diperiksa redaksi sebelum tampil.
Ingin menulis tanggapan yang lebih panjang? Tulis artikel opini untuk berita ini →