Skip to content
Breaking

Pekanbaru di Guyur Hujan, Jalan Bangau Sakti Terendam Banjir

Minggu, 25 Okt 2026 18:30 WIB
Banjir di Kota Pekanbaru Sumber Cakaplah

PEKANBARU, NALARKAN.COM — Hujan lebat yang mengguyur Kota Pekanbaru pada Minggu sore (25/10/2026) menyebabkan banjir di Jalan Bangau Sakti. Genangan air di ruas jalan tersebut berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat dan arus lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor.

Jalan Bangau Sakti yang berada di kawasan Panam, Kecamatan Bina Widya, merupakan salah satu akses yang ramai dilalui masyarakat, termasuk mahasiswa Universitas Riau dan warga yang beraktivitas di sekitarnya.

Genangan air di kawasan ini menjadi persoalan yang berulang setiap kali hujan deras turun. Sebelumnya, Jalan Bangau Sakti juga telah beberapa kali dilaporkan mengalami banjir akibat persoalan drainase yang belum berfungsi optimal.

Pada Juli 2026, persoalan genangan di Jalan Bangau Sakti kembali menjadi sorotan. Air yang tidak mengalir dengan baik ke saluran drainase disebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan air bertahan di badan jalan.

Kondisi tersebut perlu menjadi perhatian karena genangan dapat menutupi lubang jalan dan meningkatkan risiko bagi pengendara yang melintas.

Masyarakat yang melintasi Jalan Bangau Sakti diimbau untuk mengurangi kecepatan dan berhati-hati saat melewati genangan. Pengendara juga sebaiknya menghindari bagian jalan yang tidak terlihat permukaannya apabila kondisi dinilai membahayakan.

Pemerintah daerah diharapkan terus mengevaluasi kondisi drainase dan melakukan penanganan pada titik-titik yang kerap mengalami genangan agar persoalan serupa tidak terus berulang setiap musim hujan.

Hujan yang mengguyur Pekanbaru menjadi pengingat pentingnya penanganan banjir perkotaan melalui perbaikan drainase dan pemeliharaan infrastruktur jalan secara berkelanjutan.

Opini Pembaca

Belum ada opini untuk berita ini.

Ingin menyampaikan pendapat? Masuk atau daftar terlebih dahulu. Opini diperiksa redaksi sebelum tampil.

Ingin menulis tanggapan yang lebih panjang? Tulis artikel opini untuk berita ini →