Kabut Asap Kembali Selimuti Riau, Kualitas Udara Pekanbaru Sempat Masuk Kategori Berbahaya
PEKANBARU, NALARkan.com — Kabut asap kembali menjadi perhatian masyarakat di Provinsi Riau, Selasa (6/10/2026). Kondisi udara di Kota Pekanbaru sempat memburuk hingga masuk kategori Berbahaya, sementara pemerintah kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) untuk melindungi peserta didik.
Berdasarkan pemantauan BMKG, konsentrasi partikulat halus PM2.5 di Pekanbaru mencapai 298,7 µg/m³ pada pukul 06.00 WIB. Sejak tengah malam hingga pukul 06.00 WIB, konsentrasi PM2.5 berada pada rentang 212,5–298,7 µg/m³.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena kualitas udara yang buruk dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi kelompok rentan. Pemerintah Kota Pekanbaru kemudian menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama dua hari, 6–7 Oktober 2026, bagi siswa PAUD, TK, SD hingga SMP negeri dan swasta.
Meski demikian, kondisi udara dapat berubah sepanjang hari. Data BMKG Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru pada pukul 09.00 WIB mencatat PM2.5 sebesar 145,3 µg/m³ dengan kategori Tidak Sehat. BMKG mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, sementara anak-anak, lansia dan kelompok dengan gangguan pernapasan disarankan menggunakan masker.
Delapan Hotspot Terdeteksi di Riau
Di tengah kondisi asap, pemantauan BMKG hingga pukul 23.00 WIB menunjukkan terdapat delapan hotspot di Riau. Titik panas tersebut terdeteksi di Dumai satu titik, Kuantan Singingi dua titik, Pelalawan dua titik, Siak satu titik dan Indragiri Hulu dua titik.
Secara keseluruhan, terdapat 3.142 hotspot di Sumatera. Sebagian besar berada di Sumatera Selatan dengan 2.511 titik, disusul Bangka Belitung 261 titik, Jambi 207 titik dan Lampung 140 titik.
BMKG menegaskan bahwa hotspot merupakan indikator titik panas yang terdeteksi melalui satelit dan tidak otomatis menunjukkan adanya kebakaran maupun luas area yang terbakar. Kondisi asap di suatu wilayah juga dapat dipengaruhi arah angin dan kondisi atmosfer.
Hujan Berpeluang Bantu Kurangi Asap
Di tengah kondisi tersebut, hujan masih berpeluang turun di sejumlah wilayah Riau. BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang secara sporadis terjadi di Rokan Hulu, Rokan Hilir, Bengkalis, Dumai, Siak dan Kepulauan Meranti pada siang hingga sore hari.
Pada malam hingga dini hari, peluang hujan juga terdapat di sejumlah wilayah, termasuk Kampar dan Siak. BMKG turut mengeluarkan peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang di beberapa wilayah Riau.
Masyarakat diimbau terus memantau perkembangan kualitas udara dan kondisi cuaca, terutama warga yang berada di wilayah dengan kabut asap tebal. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi ketika kualitas udara memburuk.
NALARkan.com — Riau hari ini masih berjuang menghadapi kabut asap.
Opini Pembaca
Belum ada opini untuk berita ini.
Ingin menyampaikan pendapat? Masuk atau daftar terlebih dahulu. Opini diperiksa redaksi sebelum tampil.
Ingin menulis tanggapan yang lebih panjang? Tulis artikel opini untuk berita ini →